GENERATOR SET (GENSET)
Genset ditemukan oleh 2 orang yaitu Michael Faraday dan Rudolph Diesel. Genset yaitu satu set peralatan gabungan dari dua perangkat berbeda yaitu Engine dan Generator atau Alternator. Genset digunakan untuk sistem cadangan listrik atau “Off-Grid” ( sumber daya yang tergantung atas kebutuhan pemakaian.
Satuan mesin diesel Generator Set terdiri dari :
1. Prime Mover atau penggerak mula, dalam hal ini mesin diesel ( Diesel Engine )
2. Generator
3. AMF ( Automatic Main Failure ) dan ATS ( Automatic Transfer Switch )
4. Baterai dan Battery Charger
5. Panel ACOS ( Automatic Charger Over Switch )
6. Pengaman untuk peralatan
7. Perlengkapan instalasi tenaga
Mesin Diesel
Mesin diesel yaitu mesin dengan pembakaran dalam atau disebut dengan motor bakar, ditinjau dari cara memperoleh energi ternalnya ( energi panas ). Mesin diesel berfungsi untuk membangkitkan listrik. Sebuah mesin diesel dihubungkan dengan generator dalam satu poros ( poros dari mesin diesel di kopel dengan poros generator).
Keuntungan mesing diesel yaitu :
• Desain dan instalasi sederhana
• Auxiliary Equipment ( peralatan bantu ) sederhana
• Waktu pembebanan relatif singkat
Kerugian mesin diesel yaitu :
• Berat mesinnya sangat berat karena harus menahan getaran serta kompresi yang tinggi
• Starting awal berat karena kompresinya tinggi yaitu sekitar 200 bar
• Semakin besar dayanya maka semakin besar juga mesin dieselnya, hal tersebut menyebabkan kesulitan jika daya mesinnya sangat besar
• Konsumsi bahan bakar menggunakan bahan bakar minyak yang relatif lebih mahal dibandingkan dengan pembangkit listrik yang menggunakan bahan bakar jenis lainnya, seperti gas dan batu bara
Cara Kerja Mesin Diesel
Prime Over yaitu peralatan yang berfungsi menghasilkan energi mekanis yang diperlukan untuk memutar rotor generator. Pada mesin diesel terjadi penyalaan sendiri, karena proses kerjanya berdasarkan udara murni yang di mampatkan dalam silinder pada tekanan yang tinggi ( ± 30atm ), sehingga temperatur di dalam silinder naik. Bahan bakar disemprotkan dalam silinder yang bersuhu dan bertekanan tinggi melebihi titik nyala bahan bakar sehingga bahan bakar yang diinjeksikan akan terbakar secara otomatis. Penambahan panas atau energi dilakukan pada tekanan yang konstan.
Hasil pembakaran bahan bakar dan udara akan mendorong torak yang dihubungkan dengan poros engkol menggunakan batang torak, sehingga torak dapat bergerak bolak-balik ( reciprocating ). Gerak bolak-balik torak akan diubah menjadi gerak rotasi oleh poros engkol ( crank shaft ). Gerak rotasi poros engkol diubah menjadi gerak bolak-balik torak pada langkah kompresi.
Motor diesel dibedakan menjadi 2 yaitu :
• Motor diesel menggunakan sistem airless injection ( solid injection ) dianalisa dengan siklus dual
• Motor diesel menggunakan sistem air injector dianalisa dengan siklus diesel ( sedangkan motor bensin dianalisa dengan siklus otto ).
Prinsip penyalaan bahan bakar akibat tekanan, motor diesel disebut juga Compression Ignition Compression sedangkan motor bensin disebut juga Spark Ignition Engine.
Mesin diesel ada 3 bagian yaitu :
1. Diesel Kecepatan Rendah ( < 400 rpm ) 2. Diesel Kecepatan Menengah ( 400-1000 rpm ) 3. Diesel Kecepatan Tinggi ( > 1000 rpm )
AMF ( Automatic Main Failure ) dan ATS ( Automatic Transfer Switch )
AMF yaitu alat yang berfungsi untuk menurunkan downtime dan meningkatkan keadaan sistem satu daya listrik. ATS yaitu pelengkap dari AMF dan bekerja secara bersama-sama.
Cara Kerja AMF dan ATS
AMF akan beroperasi saat satu daya utama ( PLN ) padam dengan mengatur sartu daya cadangan ( genset ) dan sebaliknya. AMF dapat mengatur genset beroperasi jika suplai utama dari PLN mati dan memutuskan genset jika suplai utama dari PLN hidup lagi.
Baterai ( Battery dan Accu )
Battery yaitu suatu proses pengubahan energi listrik yang berupa sel listrik. Proses pengisian battery dilakukan dengan cara mengalirkan arus melalui sel-sel dengan arah yang berlawanan dengan aliran arus dalam proses pengosongan sehingga sel akan dikembalikan dalam keadaan semula.
Battery Charger
Berfungsi untuk proses pengisian battery dengan mengubah tegangan PLN 220V atau dari generator itu sendiri menjasi 12/24V menggunakan rangkaian penyerah. Battery charger dilengkapi dengan pengaman hubung singkat ( Short Circuit ) berupa sekering/fuse.
Panel ACOS
ACOS ( Automatic Change Over Switch ) yaitu panel pengendalian generstor yang terdapat beberapa tombol.
Tombol pengontrol operasi Gen Set Automatic antara lain yaitu : Off, Automatic, Trial Service, Manuak Service, Manual Starting, Signal Test, Horn Off, Release, Start, Start Fault, Engine Running, Supervision Off On, Low Oil Pressure, Terperature To High, Generator Over Load.
Sistem Pengaman Genset
Proteksi mesin generator ada 2 yaitu :
1. Pengaman Alarm
Bertujuan memberitahukan kepada operator bahwa ada sesuatu yang tidak normal dalam operasi mesin generator agar operator segera bertindak.
2. Pengaman Trip
Berfungsi untuk menghindarkan mesin generator dari kemungkinan kerusakan karena ada sistem yang berfungsi tidak normal maka mesin akan stop secara otomatis.
Jenis pengamanan trip :
• Putaran lebih ( Over Speed )
• Temperature air pendingin tinggi
• Tekanan minyak pelumas rendah
• Emergency stop
• Reverse power
Relay Pengaman Pada Genset
A. Relay Arus Lebih
Thermal Over Load Relay ( TOLR ) digunakan untuk melindungi motor dan perlengkapan kendala motor dari kerusakkan akibat beban lebih atau terjadinya hubungan singkat antar hantaran yang menuju jaring atau antar fasa.
B. Relay Tegangan Lebih
Bekerja bila tegangan yang dihasilkan generator melebihi batas nominalnya.
C. Relay Diferensial
Bekerja atas dasar perbandingan tegangan atau perbandingan arus, yaitu besarnya arus sebelum lilitan.
Sewa Genset – Imel Studio melayani sewa genset mulai kapasitas 20 KVA untuk sewa harian, mingguan dan bulanan. Kami melayani sewa untuk daerah Jabodetabek dan wilayah lainnya.
Email : sales@sewagenset.com
Phone : 021.8201022
Hotline : 081288836638 ( Ada WA )
0818159042